One of the hardest lessons in life is letting go. Whether it’s guilt, anger, love, loss, and betrayal. Change is never easy. We fight to hold on and we fight to let go.
Mareez Reyes
Di artikel pertama yang saya tulis, saya membahas bagaimana proses pindah rumah ibunda kami yang lumayan membuat stres. Alhamdulillah dengan segala suka dukanya, akhirnya semua selesai juga.
Berikut adalah tahapan yang sebaiknya dilakukan agar proses tersebut berjalan dengan lancar, aman dan nyaman. Sehingga stress yang disebabkannya bisa kita hindari.
Menentukan Waktu dan Tanggal Pindah Rumah
Menentukan waktu dan tanggal pindah rumah menjadi salah satu faktor penting, agar semua proses yang dilakukan berjalan lancar. Usahakan memilih waktu yang tidak bersamaan dengan waktu ujian sekolah, waktu bayar SPP sekolah, atau waktu libur sekolah dan libur akhir tahun.
Hal ini yang menjadi masalah pada proses kepindahan ibu saya. Pihak dinas hanya memberikan waktu kurang dari sebulan untuk mengosongkan rumah. Yaitu mulai tanggal 8 Desember s.d. tanggal 3 Januari, hanya 25 hari. Hal tersebut tentunya sangat membebani kami, dan kami anggap tidak manusiawi. Mengapa? Karena waktunya berbenturan dengan liburan akhir tahun. Belum lagi bersamaan dengan ujian sekolah, dan saat pembayaran uang semester. Sementara dinas sendiri tidak menyediakan uang kerahiman untuk kepindahan ibu kami. Padahal biaya yang diperlukan tentunya tidak sedikit. Belum lagi saat ini sedang kondisi pandemi Covid-19. Jadi bisa dibayangkan bagaimana perasaan kami saat itu. Harus pindah dikondisi yang sangat tidak kondusif. Pastinya menyebabkan stres pada kami semua yang terlibat.
Akan lebih nyaman, jika waktu pindah ini dipersiapkan paling sedikit tiga bulan. Khususnya bagi orang-orang yang memiliki barang yang lumayan banyak seperti kami. Sehingga proses mengepak bisa dicicil sedikit demi sedikit.
Mulai Memilah Barang Yang Akan Dibawa
Pindah rumah adalah kesempatan untuk mulai memilih dan memilah mana saja barang-barang yang kita perlukan.
Seiring waktu biasanya kita mulai menumpuk barang. Maka saat harus pindah rumah kita bisa mulai memilah mana saja barang-barang yang akan kita bawa, diberikan pada teman atau tetangga, dibuang, dijual, atau yang kita tinggalkan.
Hal ini berkaitan dengan poin pertama. Untuk melakukan pemilahan, maka diperlukan cukup waktu. Waktu ini juga tidak kami miliki, sehingga proses pemilahan tidak bisa berjalan secara efektif. Sebagian besar barang akhirnya kami bawa pindah, dan baru dipilah di rumah kami.
Cari Jasa Pindahan Rumah
Jika sobat memiliki cukup budget untuk pindah rumah, maka jasa pindahan rumah bisa menjadi pilihan. Sudah banyak jasa pindahan rumah di kota-kota besar khususnya. Sehingga proses packing dan unpacking barang, dari rumah lama ke rumah baru, bisa diserahkan kepada mereka. Cari perusahaan yang sudah berpengalaman dan terpercaya. Cari informasi selengkap-lengkapnya, dan minta mereka untuk memberikan penawaran.
Proses pindah rumah yang kami lakukan tidak menggunakan jasa pindahan rumah. Hal ini disebabkan karena terbatasnya dana yang kami miliki, karena pindah rumah ini tidak direncanakan sama sekali. Untuk jasa pindahan, kami menyewa truk double engkel. Di Bandung tempat mangkal truk angkutan tersebut di pasar buah Caringin. Tugas adik bungsu saya yang mencari truk angkutan tersebut. Ongkos angkut dari Bandung ke Depok 1,6 juta rupiah. Sementara untuk ongkos angkut dalam kota, lima ratus ribu rupiah. Ongkos angkut ke Banjar lebih mahal lagi, 2 juta rupiah, tapi setelah ditawar, akhirnya kami sepakat diharga 1,8 juta rupiah. Faktor yang menentukan ongkos angkut tergantung kemampuan kita menawar.
Hubungi Teman dan Kenalan Untuk Membantu Jika Anda Mengurus Sendiri Kepindahan Anda
Untuk mempercepat proses packing dan unpacking juga mengangkat barang dari dan ke truk angkutan yang kita gunakan. Bantuan dari teman, kenalan, saudara akan sangat membantu.
Mulai Mengemas Barang Pecah Belah dan Pernak Pernik
Mengemas barang-barang seperti barang pecah belah, pakaian, buku, majalah, di kotak transparan agar mudah dikenali saat kita membutuhkannya. Jangan lupa untuk membungkusnya dengan kertas atau koran bekas. Lebih baik lagi menggunakan bubble wrap jika barang-barang tersebut rentan pecah.
Pisahkan disatu box transparan peralatan makan yang akan kita gunakan. Jangan lupa juga untuk mempersiapkan alat-alat mandi dan alat untuk membersihkan rumah.
Jika kita tidak memiliki box transparan, kita bisa menggunakan box biasa, hanya saja sebelum memasukkan ke box kita kelompokkan dulu. Kemudian kita foto dan beri label nomor disetiap box-nya, dengan daftar rincian barang-barang tersebut. Sehingga saat kita butuhkan, kita bisa cek apa saja isi dalam box sesuai nomor yang sudah kita berikan.
Jika memungkinkan, alat-alat yang akan segera kita gunakan, kita angkut dikendaraan kita, jangan ditaruh di truk. Jika tidak memungkinkan, beri tanda dengan warna mencolok atau label dengan warna berbeda.
Pilih Ukuran Box dan Karung Sesuai Barang Yang Dimiliki
Ukuran box menjadi hal yang cukup penting, saat pindah rumah. Jika memungkinkan, pilihlah kotak yang tidak terlalu besar, sehingga masih bisa diangkat oleh satu orang. Selain itu ukuran yang seragam akan memudahkan saat menyusun box-box tersebut di kendaraan yang kita gunakan. Ukuran yang cukup ideal berdasarkan pengalaman saya, kurang lebih sekitar 50cm x 40cm x 40cm. Kotak besar mungkin masih diperlukan untuk barang-barang tertentu. Tentunya semua bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Di Bandung, box-box ini bisa kita beli di Cibadak.
Selain box kita juga bisa menggunakan karung atau kantong sampah besar untuk mengepak barang-barang yang tidak mudah pecah, seperti pakaian, sprei, selimut, dan lainnya. Karung atau kantong sampah ini lebih fleksibel.
Simpan Dokumen di Tempat Khusus
Siapkan waktu khusus untuk mengepak (packing) dokumen-dokumen penting, seperti surat kendaraan, surat rumah, ijazah, dan lain-lain. Simpan ditempat khusus, misalnya di tas kerja atau koper kecil yang kita bawa sendiri.
Simpan Charger di Dompet Khusus
Taruh charger di dompet khusus segala macam charger, dan taruh didalam tas tangan yang kita bawa, agar mudah kita cari saat diperlukan.
Siapkan Pakaian Secukupnya
Pindah rumah tentunya sangat melelahkan. Sehingga kemungkinan besar kita tidak akan bisa langsung membongkar box-box yang kita miliki saat kita tiba di rumah baru. Apalagi jika sobat harus bekerja keesokan harinya, pisahkan satu atau dua stel pakaian kerja di tas yang kita bawa. Akan lebih nyaman jika kita siapkan pakaian lengkap untuk 2 atau 3 hari. Siapa tahu kita tidak sempat membongkar box pakaian kita. Sehingga pakaian yang sudah kita simpan di koper kecil atau kontainer plastik, akan sangat memudahkan.
Buat Daftar Pihak yang Harus Diberitahu Tentang Kepindahan Anda
Buat daftar kenalan dan kerabat yang harus diberitahu tentang kepindahan kita. Tetangga, saudara, pihak sekolah, kantor, pihak-pihak yang biasa mengirimkan surat atau tagihan, penyedia jasa internet dan telepon, tukang koran, dan tukang sayur. Sebaiknya sebelum pindah, segera hentikan seluruh jasa yang kita gunakan, agar tidak disalahgunakan oleh pihak lain. Jangan lupa juga untuk menginfokan kepada RT dan RW bahwa kita pindah rumah dan meminta surat keterangan pindah dari mereka untuk pengurusan KTP di tempat baru.
Cek dan Ricek
Di hari H, jangan lupa untuk cek dan ricek kembali seluruh ruangan, apakah barang-barang yang ada sudah terangkut semua atau belum.
Jika ada yang membantu untuk mengangkut barang ke truk, maka mereka juga harus dipastikan untuk mengangkut barang sesuai dengan yang kita inginkan. Terutama barang-barang yang membutuhkan perhatian khusus seperti piano.
Piano dan lemari pakaian ibu kami rusak saat proses pindahan berlangsung. Oleh karena itu perlu diawasi dan diarahkan agar kerusakan dapat diminimalisir.
Atur Pendamping Supir di Truk Pengangkut Barang
Agar barang yang kita miliki sampai ke rumah baru dengan aman, maka diperlukan pendamping di truk atau kendaraan yang mengangkut barang kita.
Kakak ipar saya pernah mengalami kejadian yang tidak menyenangkan saat pindah rumah. Ketika itu, beliau mengawal barang di truk pengangkut dengan menggunakan mobil pribadinya. Sayangnya, di tengah jalan, mobilnya mogok. Setelah diperbaiki, dan sampai di rumah, ternyata truk tersebut tidak ada. Untungnya adiknya seorang polisi. Berbekal nomor plat truk yang dimiliki, akhirnya mereka bisa menemukan kediaman supir truk yang mengangkut barang-barangnya. Ternyata, barang-barang kakak sudah diturunkan dan dipakai dirumah supir truk tersebut.
Memang tidak semua orang seperti itu. Tapi untuk ketenangan pikiran kita, maka seorang pendamping supir truk akan sangat membantu. Selain untuk menjaga barang, juga bisa menjadi penunjuk jalan.
Pendamping tidak diperlukan jika kita menggunakan perusahaan jasa pindahan professional.
Siapkan Makan dan Minum
Pada hari H, siapkan makanan dan minuman bagi supir truk, kenek, dan orang-orang yang mengangkut barang kita. Setelah selesai makan dan minum, maka mereka akan punya cukup energi untuk melaksanakan pekerjaannya dengan lancar. Selain itu juga supir tidak perlu berhenti dan istirahat untuk makan. Siapkan juga makanan di tempat tujuan.
Menyiapkan Orang yang Membantu Menurunkan Barang di Rumah Baru
Sebaiknya di rumah baru, kita sudah mempersiapkan dan menghubungi orang-orang yang akan membantu proses menurunkan barang dan menempatkannya di rumah baru. Berikan perkiraan waktu kedatangan truk pengangkut tersebut, sehingga mereka sudah siap ditempat saat truk datang.
Bersilaturahmi ke Tetangga dan Pengurus RT dan RW Setempat
Setelah seluruh proses dilaksanakan, dan kita sudah cukup beristirahat, maka saatnya bagi kita untuk bersilaturahmi ke tetangga terdekat. Biasanya tetangga yang tinggal di kanan kiri dan depan rumah kita. Jika memungkinkan kita juga bisa menyelenggarakan selamatan rumah baru dalam rangka berkenalan dengan tetangga di lingkungan rumah baru kita.
Pindah rumah adalah kegiatan yang tidak sederhana. Tapi sesulit apapun, kita akan dapat melaksanakannya, terutama jika menjalankan langkah-langkah seperti yang saya jelaskan di artikel ini.
Nah sobat Ambunatya, semoga artikel mengenai proses pindah rumah ini bisa membantu bagi sobat yang akan pindah rumah. Semoga kepindahan sobat ke rumah baru bisa terlaksana dengan aman dan nyaman.







